Cara Merawat Ban Mobil

7 Cara Merawat Ban Mobil agar Awet dan Tahan Lama

Ban merupakan komponen penting yang menjadi penentu kenyamanan dan keamanan berkendara. Tidak hanya menjadi komponen yang berhubungan langsung dengan aspal, ban juga berperan penting dalam menopang daya angkut dan stabilitas mobil saat melaju.

Peran pentingnya seringkali disepelekan dengan tidak memperhatikan kondisi kesehatan dan kelayakan ban. Padahal seperti komponen mobil lainnya, ban membutuhan perawatan secara berkala agar awet dan tahan lama.

Merawat ban mobil sebenarnya cukup sederhana dan dapat kamu lakukan sendiri di rumah. Melalui artikel ini, saya akan mengulas cara merawat ban mobil sendiri agar awet dan tahan lama.

Simak artikelnya di bawah ini.

Cara Merawat Ban Mobil Agar Awet dan Tahan Lama

Periksa Tekanan Angin secara Berkala

Cara Merawat Ban Mobil

Memeriksa tekanan angin merupakan perawatan dasar agar ban selalu awet dan tahan lama, terlebih bagi kamu yang memiliki mobilitas tinggi dengan mobil.

Pastikan ban memiliki tekanan angin yang direkomendasikan oleh pabrikan, tekanan angin yang kurang dapat menyebabkan penurunan performa mobil dan konsumsi bahan bakar yang boros. Sedangkan, jika tekanan terlalu tinggi akan menyebabkan permukaan ban terlalu keras dan membuat tapak ban cepat gundul.

Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan tekanan angin ban satu bulan sekali.

Rutin Pemeriksaan Kondisi Fisik Ban

Cara Merawat Ban Mobil

Pemeriksaan kondisi fisik ban juga merupakan hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Hal ini dapat kamu amati secara visual dengan cara memperhatikan kondisi keseluruhan fisik ban mulai dari tapak ban hingga dinding samping ban.

Perhatikan apakah ban mengalami sayatan, goresan atau robekan pada fisik ban yang mengakibatkan lapisan benang (cord) terlihat maka tandanya ban mobil kamu harus segera diganti.

Kondisi di atas dapat menyebabkan penurunan daya tahan ban, dan kemungkinan terburuknya adalah ban mobil kamu dapat meledak saat dalam kecepatan tinggi.

Pastikan Tutup Pentil Ban Selalu Terpasang

Cara Merawat Ban Mobil

Tutup pentil ban merupakan komponen kecil yang sering dilupakan dan kadang tidak terpasang pada ban mobil.

Tutup pentil memiliki peran penting dalam menjaga tekanan angin tetap stabil dan tidak bocor keluar. Selain itu, tutup pentil melindungi komponen drat atau sil karet ban dari kerusakan karena debu dan pasir.

Jika komponen drat atau sil karena ban sudah rusak, dapat menyebabkan kondisi bocor halus pada ban dalam, yang jika dibiarkan berlarut-larut dapat menurunkan kualitas dan daya tahan ban mobil kamu.

Jangan Membawa Beban Berlebihan

Cara Merawat Ban Mobil

Cara merawat ban mobil selanjutnya adalah dengan tidak membawa beban berlebihan dari yang batas maksimal yang mampu ditopang ban.

Setiap ban memiliki kode ukuran serta kode mengenai seberapa berat beban yang dapat ditopang oleh ban. Berkendara melebihi muatan akan membuat ban mobil kamu cepat rusak, ban yang tidak dalam performa terbaik akan menurunkan keselamatan berkendara.

Rutin Membersihkan Ban

Cara Merawat Ban Mobil

Saat mencuci mobil, pastikan juga membersihkan tapak dan dinding ban mobil.

Pastikan tidak ada batu atau material keras lainnya yang terselip diantara kembangan ban. Komponen keras seperti batu dapat merusak lapisan dasar ban, yang terdiri dari lapisan benang kawat.

Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan korosi pada ban dan membuat ban rentan mudah pecah.

Lakukan Spooring dan Balancing secara Berkala

Cara Merawat Ban Mobil

Cara Merawat ban mobil selanjutnya adalah melakukan spooring dan balancing secara berkala.

Tujuan spooring dan balancing adalah menyelaraskan roda kanan dan kiri agar ban mobil dalam kondisi stabil ketika mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Spooring dan balancing juga berguna untuk membuat keausan ban mobil merata sehingga menjaga kenyamanan dan keamanan mobil.

Idealnya lakukan pemeliharaan spooring dan balancing ban setiap 15.000 km atau setiap empat bulan sekali.

Lakukan Rotasi Ban

Cara Merawat Ban Mobil

Melakukan rotasi ban merupakan hal yang harus dilakukan agar performa ban mobil kamu tetap prima dalam memberikan kenyamanan dan keamanan berkendara.

Merotasi ban adalah langkah menukar posisi ban mobil kamu, semisal yang tadinya roda depan sebelah kiri ditukar dengan ban belakang sebelah kanan atau sebaliknya.

Hal ini bertujuan untuk menyamaratakan pemakaian ban. Saat kamu melakukan pengereman, biasanya ban bagian depan memiliki respon pengereman yang lebih cepat untuk alasan keamanan. Sehingga ban depan umumnya lebih cepat habis dibandingkan ban belakang.

Oleh karena itu, melakukan rotasi ban setiap 5.000 – 10.000 km untuk menjaga kualitas ban mobil kamu tetap optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *