penyebab bulu kucing rontok

6 Penyebab Bulu Kucing Rontok

Bulu kucing yang sering rontok menjadikan keindahan kucing tersebut berkurang. Dan mungkin juga bulu-bulu kucing yang jatuh akan membuat rumah terasa kotor.

Sayangnya, tidak semua pemilik kucing tahu apa penyebab bulu kucing rontok dan tidak tahu juga cara mengatasinya.

Padahal penyebab rontoknya bulu kucing cukup banyak, baik dari faktor eksternal maupun internal.

Berikut ini diantaranya:

1. Mengalami Stres

Mengalami-Stres

Tidak hanya manusia, ternyata kucing juga bisa mengalami stres.

Stres pada kucing pada umumnya disebabkan oleh pengaruh dari lingkungan. Akibat mengalami stres, kucing akan melakukan “grooming” atau perontokan bulu dengan sendirinya.

Pada kondisi stres, pasokan darah menuju pembuluh darah dekat bulu akan terganggu. Hal inilah yang menyebabkan buku kekurang oksigen dan nutrisi penting lainnya. Sehingga, bulu akan menjadi rontok.

Kasus yang sering terjadi ialah ketika memandikan kucing. Pengeringan bulu menggunakan hair dryer dapat menyebabkan kucing mengalami stres.

Jadi, sebaiknya saat mengeringkan bulu diusahakan dilakukan dengan hati-hati.

Solusi dari permasalahan ini adalah dengan meminimalisir pemicu stres pada kucing. Pemilik kucing sebaiknya mempelajari hal apa saja yang bisa membuat kucing stres agar membuat kucing lebih nyaman.

2. Hormon Tidak Seimbang

Hormon-Tidak-Seimbang

Bulu rontok pada kucing juga dapat disebabkan oleh hormon yang tidak seimbang. Kondisi ini terjadi ketika ada kelebihan atau kekurangan hormon.

Misalnya pada kondisi hamil, kucing akan mengalami kerontokan bulu. Atau bisa juga pada waktu kucing dalam fase menyusui.

Pada fase-fase tersebut hormon-hormon pada kucing memang sedang tidak stabil. Namun, tidak perlu khawatir berlebihan. Karena, bulu kucing tersebut akan kembali seperti sediakala.

3. Kekurangan Gizi

Kekurangan gizi juga menjadi penyebab rontoknya bulu kucing. Terutama jika kucing mengalami kekurangan vitamin A, vitamin E, dan protein.

Untuk mengatasi hal ini, pemilik kucing harus memperhatikan asupan nutrisi. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan suplemen makanan, vitamin, konsultasikan pada dokter, atau upaya-upaya lainnya.

4. Kelebihan Gizi

Sama halnya dengan kekurangan gizi, kelebihan gizi pun dapat menyebabkan bulu kucing menjadi rontok.

Pasalnya, kelebihan nutrisi akan mengganggu metabolisme tubuhnya. Jadi, asupan nutrisi untuk kucing diusahakan harus seimbang, tidak berlebihan dan juga tidak kekurangan.

5. Sedang dalam Masa Bulu Mengalami Kerontokan

Sebenarnya, kerontokan bulu yang dialami oleh kucing itu hal yang wajar. Setiap tahun, kucing akan merontokkan bulunya. Tak perlu merasa panik, kondisi ini akan pulih dengan sendirinya.

Dari ulasan di atas, telah jelas beberapa penyebab bulu kucing rontok. Dengan mengetahui penyebab dari bulu kucing yang mengalami kerontokan, diharapkan pemilik kucing bisa mengatasi dan meminimalisir hal tersebut.

6. Terkena Abses

penyebab-bulu-kucing-rontok-apa

Abses merupakan penyakit pada kucing yang ditandai dengan munculnya nanah pada bagian tubuh kucing. Nanah ini muncul akibat luka yang tidak menutup dengan sempurna sehingga bekas luka ini rawan terserang bakteri dan membentuk nanah.

Jika terdapat abses pada permukaan kulit kucing, akan mengganggu pertumbuhan bulu. Akibatnya, bulu kucing menjadi rontok.

Jika kucing peliharaan mengalami hal ini, sebaiknya segera dibawa ke klinik hewan. Biasanya akan dilakukan operasi untuk menghilangkan abses tersebut.

Untuk perawatannya biarkan ahli saja yang memberikan informasi, kami merekomendasikan situs hewany.com untuk kamu baca-baca.

Untuk pencegahan dan perawatannya harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat dengan penyebab rontoknya bulu, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *