Perbedaan paper dan makalah

Perbedaan Paper dan Makalah

Kamu masih menganggap antara paper dan makalah itu sama? Kamu salah besar, karena keduanya merupakan dua hal yang berbeda. Apalagi bagi mahasiswa baru tentu terkadang masih bingung dengan perbedaan antara paper dan makalah.

Padahal bagi mahasiswa keduanya sangat penting dan setiap mahasiswa harus tau perbedaan antara keduanya.

Nah, bagi kamu yang masih bingung dengan perbedaan paper dan makalah kamu ga usah bingung lagi. Kali ini kita akan bahas dan ulas mengenai perbedaan antara paper dan makalah.

Yuk simak artikel ini sampai habis supaya kamu paham dan mengerti perbedaan antara keduanya.

Pengertian Paper

Sebelum kita lihat perbedaan paper dan makalah, lebih baik kita paham dulu dengan apa si paper itu sendiri.

Paper merupakan bagian dari non research article atau bukan lah artikel penelitian. Akan tetapi, paper ini merupakan ringkasan dari penelitian yang sudah kita lakukan.

Paper adalah karya tulis yang dibuat ditulis berdasarkan atas data, argumen yang kebenarannya sudah teruji.

Struktur Penulisan Paper

Jika sebelumnya sudah kamu baca struktur penulisan makalah, maka struktur paper pun berbeda. Berikut adalah sistematika atau struktur perbedaan paper dan makalah sebagai berikut.

1. Judul

Pada paper penulisan judul tidak jauh beda dengan cara sistematika penulisan makalah. Pada bagian ini juga tetap terdiri atas judul paper, nama penulis, NPM, universitas asal dan disertai fakultas serta wajib mencantumkan tahun.

2. Abstrak

Pada setiap artikel tidak semua harus menggunakan abstrak, karena hanya pada kasus-kasus tertentu saja yang mengharuskan menggunakan abstrak. Dan umumnya bagian abstrak ini terdiri dari 300 kata dan didalamnya biasa berisi singkatan dari latar belakang, metode yang digunakan, masalah, pembahasan, dan hasil dari penelitian.

3. Pendahuluan

Pada bagian ini, penulis akan menuliskan pokok permasalahan dari artikel yang dibuat. Bagian pendahuluan juga berisi mengenai latar belakang masalah, permasalahan dan juga tujuan penulisan.

4. Pembahasan

Pada bagian inilah bagian dimana penulis mencurahkan pendapatnya atas penelitian yang dibuat. Penulis mengutarakan sudut pandangnya atas masalah yang diangkat ke dalam artikel.

5. Kesimpulan

Pada bagian inilah si penulis membuat ringkasan rinci agar lebih mudah dipahami oleh pembaca. Penulis harus bisa menyusun kata per kata dengan baik agar pembaca bisa memahami apa yang dibahas pada karya tulis paper tersebut.

6. Daftar Pustaka

Bagian ini merupakan bagian dimana penulis menuliskan sumber yang menjadi referensinya dalam membuat paper. Daftar pustaka juga tidak bisa dibuat sembarangan, ada format yang harus dipenuhi oleh penulis dalam menulis daftar pustaka.

Ketentuan UMUM Penulisan Paper

  • Jumlah halaman paper maksimal 10 halaman (diluar cover), ada juga yang berpendapat hanya 6 halaman saja.
  • Jenis font yang dipakai yaitu Times New Roman dengan ukuran huruf 12 pt.
  • Boleh dibagi menjadi 2 kolom.
  • Wajib melampirkan daftar pustaka.

Pengertian Makalah

Nah setelah kita bahas mengenai paper, kita juga harus paham dan mengerti mengenai makalah sebelum kita bahas tentang perbedaan paper dan makalah.

Makalah merupakan jenis karya tulis yang didalamnya mengulas suatu permasalahan berdasarkan atas hasil kajian teori atau hasil dari penelitian.

Makalah juga bisa dipahami sebagai karya tulis yang membahas terkait pemikiran terhadap sebuah topik atau permasalahan tertentu.

Jadi, pengertian secara mudahnya penulis menuliskan sebuah ide yang sudah didapatkan. Kemudian penulis kembangkan, ditambah dengan kajian literatur lainnya.

Ciri-ciri Makalah

Sebenarnya mudah saja dalam menemukan perbedaan antara makalah dengan karya tulis lainnya termasuk juga dengan paper. Kamu hanya perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini untuk bisa membedakan karya tulis tersebut makalah atau bukan.

1. Logis

Dapat dikatakan logis karena pesan yang terkandung dalam makalah terkesan formal. Dari berbagai aspek terutama data bisa diuji kebenarannya.

2. Objektif

Objektif disini dimaksud, penulis menuliskan makalah berdasarkan data dan fakta. Meskipun dari kajian literatur, tetapi penulis tidak menuliskan secara subjektif.

3. Sistematis

Makalah mempunyai ciri selanjutnya yaitu sistematis. Makalah dibuat secara runtut, jelas, dan berkesinambungan. Hal ini dimaksudkan agar pembaca dapat dengan mudah membaca makalah tersebut dan bahkan pembaca bisa dengan cepat membaca karya tulis tersebut.

4. Jelas

Karya tulis makalah harus jelas, maksudnya ialah data dan fakta yang dicantumkan harus bisa ditemukan sumbernya. Biasanya dalam mencari data kita akan menemukan sumber-sumber yang dicantumkan, nah jika kamu membuat makalah kamu juga wajib mencantumkannya.

5. Dapat Diuji Kebenarannya

Sesuai dengan isinya, yaitu mengenai hasil dari sebuah penelitian. Maka dari itu, makalah harus bisa diuji kebenarannya. Data dan fakta yang tercantum harus dari sumber yang jelas.

Sistematika Penulisan Makalah

Sama dengan paper yang sudah dijelaskan sebelumnya, makalah juga mempunyai sistematika dalam penulisannya. Berikut ini sistematika dalam penulisan makalah.

1. Judul Makalah

Sebenarnya judul dalam paper atau makalah tidak jauh berbeda, judul makalah juga harus mencantumkan judul makalah, nama penulis, NPM, dan juga dari perguruan tinggi mana si penulis berasal.

2. Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan ini, ada dua hal yang harus ada didalamnya yaitu latar belakang dan tujuan. Kamu bisa menjelaskan latar belakang dari alasan kamu memilih tema tersebut. Dan juga harus ada tujuan yang jelas mengapa kamu ambil tema tersebut.

Bagian pendahuluan terdiri dari :

  • Latar belakang masalah
  • Rumusan masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Batasan masalah
  • Metode Pengumpulan Data

3. Pembahasan

Nah pada bagian ini kamu bisa mengungkapkan gagasan atau ide kamu terkait dengan tema yang kamu ambil, kamu juga bisa mencantumkan kajian literatur yang kamu temukan, dan jika dibutuhkan kamu bisa menyajikan data dan fakta yang bertujuan memperkuat makalahmu agar lebih dipercaya lagi.

Sebagai gambaran Pembahasan ini bisa berisi mengenai :

  • Dasar Teori.
  • Membandingkan data yang didapatkan dengan data yang terdapat pada teori.

4. Penutup

Pada bagian inilah, penulis menyajikan kesimpulan yang dapat disimpulkan dari makalah yang dibuat. Kesimpulan harus dibuat oleh penulis bukan pembaca.

5. Daftar Pustaka

Nah pada bagian akhir penulis harus mencantumkan daftar pustaka, yang didalamnya berisi mengenai nama-nama sumber yang datanya diambil sebagai referensi dalam membuat karya tulis makalah.

Perbedaan Paper dan Makalah

Nah, jika sudah paham dengan paper dan makalah, selanjutnya kita akan bahas perbedaan diantara keduanya.

MAKALAHPAPER
Karya tulis yang bertujuan sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas/penelitian.Tulisan yang memuat pembahasan dari sebuah permasalahan tertentu dengan dukungan data dan fakta yang valid dan kuat.
Mempunyai bagan dan kerangka dalam penulisannya.Lebih berfokus dengan pembahasan dan analisa dari masalahnya.
Berdasarkan pada teori-teori dan penelitian ilmiah.Penulisan paper hampir sama dengan penulisan essay.
Terdiri atas bab per babTidak selalu harus bab per bab
Sistematikanya jelasBisa ditulis dengan 2 kolom.

Akhir Kata

Nah, jika sudah kamu baca sampai selesai tentunya kamu sudah paham dengan perbedaan paper dan makalah. Jadi kamu tidak usah bingung lagi dengan perbedaan diantara keduanya, atau kamu bisa melihat perbedaan dari contoh paper dan contoh makalah nya secara langsung.

Demikian penjelasan artikel ini terkait dengan perbedaan paper dan makalah, terimakasih sudah membaca artikel ini sampai habis semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *